Kelapa sawit adalah tanaman golongan palma. Kelapa sawit (Elaeis quineensis Jacq) merupakan tumbuhan tropis golongan palma yang termasuk tanaman tahunan dan habitat aslinya adalah daerah semak belukar. Kelapa sawit yang sudah dibudidayakan terdiri dari dua jenis: E. guineensis dan E. Oleifera. Jenis pertama adalah yang pertama kali dibudidayakan sebagai tanaman komersial. Sementara E. Oleifera belakangan ini mujlai dibudidayakan untuk menambahkeanekaragaman sumber daya genetik.
.
.
Kelapa sawit dapat tumbuh dengan baik di daerah tropis pada 15◦LU - 15◦LS dan tumbuh sempurna di ketinggian 0 -500m dari permukaan laut dengan kelembapan 80-90%. Sawit membutuhkan iklim dengan curah hujan stabil, 2000-25000 mm setahun, yaitu daerah yang tidak tergenang air saat hujan dan tidak kekeringan saat kemarau. Pola curah hujan tahunan memengaruhi perilaku pembungaan dan produksi bbuah sawit.
Kelapa Sawit berbentuk pohon pada gambar dibawah ini
pict by: (http://kelapasawit.ptnasa.net/pembibitan-kelapa-sawit/)
.
pict by: (www.bisnis.liputan6.com)
.
Tingginya dapat mencapai 24 meter. Tanaman kelapa sawit memiliki akar serabut yang mengarah kebawah dan kesamping. selain itu terdapat beberapa akar napas yang tumbuh mengarah ke saming atas untuk mendapatkan aerasi.
Seperti jenis palma lainnya, daun kelapa sawit tersusun majemuk menyirip, Daunnya berwarna hijau tua dan pelepahnya berwarna sedikit lebih muda. Penampilannya agak mirip dengan tanaman salak, hanya saja dengan duri yang tidak terlalu keras dan tajam. Batang tanaman ini diselimuti bekas pelepah hingga umur 12 tahun. Setelah itu pelepah yang mengering akan terlepas sehingga penampilan menjadi mirip dengan kelapa.
Varietas tanaman kelapa sawit cukup banyak yanga sudah dikenal. jenis varietasnya dapat dibedahkan berdasarkan tebal tempurung dan daging buah, atau berdasarkan kulit buahnya. selain itu, dikenal beberapa varietasnya unggul mempunyai beberapa keistimewaan, antara lain mampu menghasilkan produksi yang lebih baik dibandingkan varietas lain.
Kelapa sawit yang dikenal sebagai ketebalan cangkang itu ada tiga jenis, yakni Dura, Pisifera, Tenera. Dura merupakan sawit yang amemiliki cangkang tebal, sehingga memperpendek umur mesin pengolah, namu biasanya tanda buahnya besar-besar dan minyak per tandannya berkisar 18%. Dari empat pohon induk yang tumbuh di Kebun Raya Bogor, variates ini kemudian menyebar ke tempat lain antara lain ke negara Timur Jauh dan negara jiran Malaysia.
Pisifera memiliki buah yang tidak memiliki cangkang, namun bunga betinanya steril sehingga sangat jarang menghasilkan buah. Tanera adalah persilngan atara induk Dura dan jantan Pisifera. Jenis ini dianggap bibit unggul sebab melengkapi kekurangan masing-masing induk dengan sifat cangkang buah tipis namun bunga betinanya tetap fertil. Beberapa tenera unggul memiliki persentase daging per buah yang bisa mencapai 90% dan kandungan minyak per tandan yang dapat mencapai 28%.
Tanaman kelapa sawit memiliki bunga jantan dan betina yang terpisah namun berada pada satu pohon (monoceius diclin) dan memiliki waktu pematangan berbeda sehingga sangat jarang terjadi penyerbukan sendiri. Bunga jantan memiliki bentuk lancip panjang sementara bunga betina terlihat lebih besar dan mekar.
Meski tanaman ini sangat cocok dan berkembang di hampir seluruh wilayah Indonesia dan termasuk golongan tanaman yang kuat, namun kelapa sawit tidak luput dari serangan hama dan penyakit. Sebagaian besar hama yang menyerang adalah golongan insekta atau serangga, selain itu ada beberapa jenis hewan kelompok mamalia yang menyebabkan kerugian tidak sedikit pada usaha perkebunan kelapa sawit, Sedangkan penyakit yang muncul adalah disebabkan oleh beberapa mikroba seperti jamur, bakteri, dan virus
Hama tungau dapat menyerang daun kelapa sawit, yang ditandai dengan perubahan warna daun. Hama dari hijau menjadi perunggu mengkilat, Tungau merah yang panjangnya sekitar 0,5mm, hidup disepanjang tulang daun sambil mengisap cairan daun. Hama ini membahayakan dan berkembang pesat dalam keadaan cuaca kering pada saat musim kemarau, Selain itu, Serangan ulat api dapat menelan daun kelapa sawit dengan cepat
(Dikutip dari: Buku Minyak Kelapa Sawit, Posman Sibuea, 2014
0 Response to "Baca Ini, Kelapa Sawit Merupakan Golongan Palma!"
Posting Komentar